BANJIR EVEN DI PEKANBARU

Wahhh… akhirnya bisa posting lagi.

Hampir sebulan ini Pekanbaru banjir even. Mulai dari skla lokal, nasional sampai yang berskala internasional. Even-even tersebut seperti Malacca Strait Jazz yang ke-2 yang berlangsung tanggal 5-7 Juni lalu, Pertemuan Pemartabatan Melayu, dan beberapa even bersempena ulang tahun ke 224 kota Pekanbaru, seperti Pagelaran Drama Musikal Tari ‘Pesona Kemilau Songket Menjulang Tradisi Bermarwah’ yang ditaja oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Pekanbaru, Pekanbaru Expo, dan Perayaan puncak HUT Kota Pekanbaru ke-224 pada tanggal 23 Juni lalu.

Selain even-even tersebut,  beberapa even lain juga berlangsung di kota ini. Beberapa konser grup band dari Jakarta seperti Naif, ST 12, Netral, Changcutters dan Nine Ball. Ada juga acara kebudayaan dan kesenian dalam tingkatan kota Pekanbaru atau Riau seperti Pemilihan Putri Indonesia Riau, Festival Danau Buatan dan lain-lain.

‘Keramaian’ di Pekanbaru ini, seperti tahun-tahun sebelumnya memang biasanya berlangsung mulai di bulan Juni hingga akhir tahun. Di bulan Juni biasanya acara-acara digelar bersempena HUT kota Pekanbaru. Kemudian berlanjut ke bulan Agustus, penyelenggaraan even bersempena HUT Provinsi Riau dan HUT Kemerdekaan RI.

Beberapa even besar yang akan berlangsung hingga akhir tahun nanti diantaranya Riau Expo (Agustus 2008), Riau Hitam Putih International Festival, Festival Pacu Jalur, Festival Muara Takus, dan lainnya.
Maaf tulisan ini nggak sempurna, karena berusaha memberikn informasi di tengah kesibukan. (bukan sok sibuk ya… :)

NAGA BONAR DAN PASUKAN HADIR DI PEKANBARU

Suasana yang berbeda terjadi di Mal Ciputra Pekanbaru hari Sabtu, 24 Mei 2008 lalu. Sore itu, salah satu pusat perbelanjaan yang ada di kota ini kedatangan 4 orang pejuang yang berasal dari Sumatera Utara. Mereka adalah Jenderal Naga Bonar, Permaisuri Kirana, Mayor Lukman, dan Kopral Bujang. Tentunya mereka bukan pejuang beneran. Mereka adalah tokoh-tokoh yang ada dalam sebuah film legendaris Indonesia yang berjudul Naga Bonar.

Read more »

SAATNYA BERUBAH (Seabad Kebangkitan Nasional)

Seabad Kebangkitan Nasional

“Jangan Mengeluh Tentang Kegelapan, Segera Nyalakan Lilin Untuk Menerangi.”

Kalau diambil maknanya, kira-kira begini:

“Ketika kita menghadapi permasalahan dalam kehidupan kita, jangan cuma mengeluh tentang permasalahan tersebut. Tapi segeralah mencari solusi untuk menyelesaikannya.”

Hal ini tentu juga berlaku dengan kondisi yang terjadi di sekitar kita atau negeri kita ini. Hendaknya setiap kita memiliki tekad/keinginan untuk berubah/memperbaiki kondisi yang terjadi, daripada kita terus berkeluh kesah, mengeluh, dan saling menghujat.

Read more »