…berbagi cerita untuk semua

INDONESIA BINGUNG

with 10 comments

partai-bingung-copyAbis browsing, Bogwalking, Chatting, sekarang guling-guling

Isu hangat yang banyak dilihat adalah tentang kampanye. Ada yang memuja para caleg idamannya, lebih banyak yang menghujat, dengan mengatakan pembohong, narsis dan segala kejelekan-kejelekan lainnya.

Semua ini adalah karena opini publik yang sudah memvonis jelek anggota dewan yang -dulu pake embel-embel- terhormat. Dan opini itu sendiri terbentuk dari berbagai peristiwa kejahatan yang dilakukan oleh para legislator dan birokrat di negeri ini, yang diekspose penuh oleh media massa.

Saya tidak akan membahas tentang isu-isu tersebut. Apa yang saya uraikan diatas hanyalah pengantar dari sebuah pertanyaan besar dalam benak saya yang tak seberapa ini, yaitu:

KALAULAH SEMUA CALEG YANG WAJAHNYA MENGHIASI  ‘ALBUM FOTO RAKSASA’ TANAH AIR TERCINTA INI DIANGGAP JELEK, LANTAS SIAPA YANG SEHARUSNYA BOLEH MENJADI CALEG? AKU? KAMU? ATAU TAK SEORANG PUN?

Written by bang fiko

Maret 19, 2009 pada 5:35 pm

10 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. pasti masih ada pak, masalahnya mereka tidak majang photo😀

    taufikasmara: Maksud Abang mungkin orang-orang yang gagal jadi caleg karena cuma punya modal niat aja? Hehehehe

    sibaho

    Maret 19, 2009 at 6:21 pm

  2. kembali masalah persepsi,..seperti bagaimana kita melihat polisi yang menyebalkan. Walau tidak semua polisi tidak begitu. Masih ada jujur, dan berdedikasi.
    Problemnya apakah kita memberikan kesempatan seperti itu, dalam caleg. Misalnya dengan litsus dan rekruitmen caleg yang asal asalan, karena koneksi, KKN. Lalu fungsi pengawasan di DPR sendiri.
    Bagaimanapun lembaga itu harus diisi, agar fungsi trias politika bisa berjalan legslatif, yudikatif dan eksekutif

    taufikasmara: Itulah Mas, sepertinya masyarakat kita ini sangat mudah terpengaruh oleh berbagai isu-isu hangat yang terjadi di sekitarnya. Satu yang berbuat jelek, yang lain ikut divonis sama. Tetapi sebaliknya kalau satu orang berbuat baik, maka kebaikan itu hanya untuk dirinya sendiri. Siapa yang nanti bakal mengisi posisi-posi di Dewan tu ya, kalau orang pada gak mau milih.

    iman brotoseno

    Maret 19, 2009 at 6:33 pm

  3. Ass.
    lbh banyak poster..jalan-jalan kita jadi lbh berwarna..lbh banyak foto yg muncul lbh bingung

    taufikasmara: Salam.. Satu hal juga yang saya herankan kenapa momentum Pemilu seperti sekarang ini tidak diikuti oleh para foto model ya? Padahal sebenarnya kalau mereka gagal jadi caleg, mereka bisa jadi cover majalah (siapa tau ada fotografer yang sempat melirik) hehehe

    Neng Rara

    Maret 19, 2009 at 9:23 pm

  4. jangan terlalu dipikirkan fik…hehe…semua caleg sekarang tentu ada plus minusnya.
    biarkanlah semua itu menjadi semacam hiasan di pemilu tahun ini. yang jelas, sebagai rakyat awam seperti kita, kita lebih tau mana caleg yang benar-benar qualified di bidangnya dan mana caleg yang hanya sekedar jual tampang di baliho dan berkoar-koar dengan janji ngebulshitnya.

    jangan bingung, karena kami lebih bingung:D

    taufikasmara: Tuh kan jadi bingung

    mike

    Maret 19, 2009 at 9:48 pm

  5. mendingan golput aja….

    koekoeh

    Maret 20, 2009 at 2:33 pm

  6. Hello
    salam kenal ya..
    ku indra
    senang berkenalan dengan kamu
    http://palembang-musi.blogspot.com/

    Palembang

    Maret 21, 2009 at 10:09 am

  7. Masalahnya asumsi lebih mudah tertanam dibandingkan fakta berdasarkan data. Makanya tidak boleh main-main dengan asumsi. Hehehe…

    Setuju atau tidak, pemilu akan tetap jalan. Memilih atau tidak yang terpilih akan tetap jadi pemimpin. Disukai atau tidak sistem akan tetap jalan. Mau dicaci sampai terjadi pertumpahan dahak, tetap saja kita dipimpin oleh para caleg yang memenangkan suara.

    Mencaci hanya akan menyakiti diri sendiri dengan memasukkan data kebencian ke dalam pikiran kita. Lebih bagus kita berkarya semampu kita untuk memberi manfaat kepada orang banyak. Lebih sehat dan bermanfaat.

    Ketika kita memang sudah mampu dan punya kekuatan untuk melakukan perbaikan, lakukanlah. Jalan bisa berbeda-beda, yang penting tujuannya tetap baik dan tidak merugikan orang lain.

    Salam hangat.

    sunardi

    Maret 21, 2009 at 6:23 pm

  8. CALEG….? klo aku cara milihnya…Orang yang dikenal, paling gak tau sepak terjangnya.
    Repotnya, udah beberapa teman minta dicontreng, mana daerah pemilhannya sama, posisi yang diincar juga sama…..wah..repot…!!!

    Mdah2an persahabatan tak hilang hanya karena terbatasnya hak contrengan yang aku miliki…..

    Bro…aku pinjem namamu tuk postingan di blogku…mudah2an gakmelanggar hak cipta.

    IjoPunkJutee

    Maret 23, 2009 at 7:04 pm

  9. Daftar Caleg Tetap pada cuek aja, tp kok Ribut ama Daftar Pemilih Tetap ya…..

    request postingan seputar Daftar Pemilih Tetap boss……

    Sang Penyamun

    Maret 25, 2009 at 4:57 pm

  10. ketua, ada award neh, diambil ya

    attayaya

    Maret 25, 2009 at 9:13 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: