…berbagi cerita untuk semua

HOT SPOT

with 9 comments

Gerimis di Pekanbaru saat sore hari aku duduk di Taman Digital Pekanbaru. Taman yang terletak di Kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) ini dulunya dibangun ketika Provinsi Riau menjadi tuan rumah MTQ Nasional tahun 1994 . Dan setelahnya, hingga saat ini, tempat ini menjadi salah satu tempat bersantai masyarakat Pekanbaru. Kawasan ini terletak di jalan Sudirman, hanya beberapa menit dari bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
Sambil menikmati akses internet gratis yand disediakan oleh Telkom Speedy, fikiranku kembali menerawang ke pertengahan tahun 2007 saat aku berkesempatan mengunjungi sebuah kota metropolitan bernama Kuala Lumpur. Suasana sore yang sama dengan gerimis yang turun sepanjang sore itu membuat suhu udara terasa dingin. Di temani secangkir kopi hangat Starbucks, bersama temanku menikmati suasana di bawah menara kembar Petronas yang tinggi menjulang diantara gedung-gedung tinggi lainnya.
Saat hujan perlahan reda, warga masyarakat semakin ramai berdatangan ke taman yang dilengkapi dengan beberapa kolam dengan air mancur yang indah. Remaja yang membawa pasangannya atau temannya, sampai yang sudah berumur, mulai mencari tempat-tempat duduk yang strategis. Setelah mendapatkan tempat yang mereka inginkan, mereka sibuk mengeluarkan laptop dari dalam tas yang mereka bawa. Dan mereka mulai menikmati penjelajahannya ke dunia maya. Atau mungkin hanya sekedar ngecek email dan chatting.
Setelah menyeruput kopi yang tak kunjung dingin, aku melontarkan sebuah pertanyaan kepada temanku Mas Benny yangg sam-sama berangkat denganku dari Pekanbaru. “Kapan ya kita bisa menikmati fasilitas seperti ini di Pekanbaru?” Terus terang bagiku, teknologi Wifi atau yang ngetop dengan sebutan “hot spot” saat itu adalah teknologi yang sangat menarik.
Mas Benny yang memang tidak tertarik dengan internet ini hanya senyam-senyum sambil berujar, “Mboh..” Dengan logat Suroboyoannya yang kental sekali.
Aku pun jadi senyam-senyum sendiri. Dalam hati aku menyesal karena salah tempat bertanya. Hehehe.. Namun kemudian dia mengemukakan pendapatnya bahwa untuk di kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, mungkin fasilitas hot spot sudah ada di tempat-tempat keramaian seperti ini.
“Sabar.. Sabar.. Pastilah Pekanbaru nanti juga ada.” Ujarnya menutup diskusi kami sore itu.
Aku kembali menikmati kopi dan menghisap sebatang rokok.
Beberapa tahun kemudian, setelah diskusi kami sore itu, Pekanbaru mulai dibanjiri titik-titik hot spot. Mulai dari perkantoran, Kampus, Cafe-cafe, Mal, sampai fasilitas umum di kawasan Mesjid Agung Annur Pekanbaru. Perkembangan yang begitu cepat ini juga berkat kepedulian perusahaan telekomunikasi milik pemerintah dengan paket Speedy-nya. Saking cepatnya pertumbuhan hot spot di Pekanbaru, Dinas Perhubungan Pekanbaru berencana untuk menertibkan titik-titik hot spot ini. Emang bermasalah ya?
Bagiku, tersedianya akses internet di fasilitas-fasilitas umum seperti ini adalah sebuah perkembangan positif. Anak-anak muda yang tadinya datang untuk berkencan, mulai termotifasi untuk menggunakan fasilitas ini. Kalau kekhawatiran bahwa akan semakin mudah untuk mengakses situs-situs porno, saya rasa pemerintah dan para ahli-ahli IT punya trik jitu untuk memblokir aksesnya. Lagipula siapa yang mau buka situs porno di tengah keramaian?
Pada akhirnya, pertumbuhan akses internet yang cepat ini diharapkan sejalan dengan pertumbuhan para blogger-blogger kreatif di Pekanbaru yang akan “menduniakan” Pekanbaru.
Hmm… menikmati suasana gerimis sore ini, aku semakin cinta dengan kotaku Pekanbaru.

Written by bang fiko

April 27, 2009 pada 7:06 am

Ditulis dalam Pekanbaru

Tagged with , , ,

9 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Bagus lah..akupun juga demikian..aku cinta sama Kota ini…dan aku betah disini…Karena ini Kota Inspirasi ku….

    taufikasmara: Iya, mar… BTW kemarin gak hadir ya? Rame lho

    Maryo

    April 27, 2009 at 8:24 am

  2. asik, mimpi jadi kenyataan nih!! banyak hotspot di pekanbaru. kalo dirumbai dimana aja ya bang hotspotnya ? btw, zidan suka berenang tuh kalo dah ke petronas..enak sih katanya ada air terjunnya, trus main2 deh di playgroundnya yg luas banget n mainannya banyak..nah kalo ini kapan ya pekanbaru punya playground kayak gini…ngarep banget deh

    taufikasmara: Kalo playground gak tau nih… Tpai kalo Water Boom, bakal dibuat tuh yang terbesar di Sumatera, di Labersa Hotel. Kalo gak salah tahun ini selesai pengerjaannya

    h35ti

    April 27, 2009 at 10:07 am

  3. keren bg…. sekarang tidak hanya dapat dinikmati di pekanbaru saja.. tapi di kabupaten kota juga telah tersedia seperti di kota teluk kuantan kabupaten kuantan singingi…………
    mari bersama kita masyarakat TI

    taufikasmara: Iya… Mo.. untuk kehidupan yang lebih baik

    eMo 331

    April 27, 2009 at 11:01 am

  4. Hmmmmm padahal sudah banyak ya blogger dari Riau……tapi kalo saya cermati banyak yg posting mengeluh seolah Riau belum terjamah oleh dunia IT…belum dijamah apa kurang di jamah ya…ntar buka buka contekan dulu…(siang siang gini paleng bener neh mo mikir)

    taufikasmara: Sebenaarnya kurang Mbak Yum.. Itu karena kepedulian dari pemerintah yang masih kurang kali ya… Tapi perlahan tapi pasti udah ada perubahan koq, Mbak…

    Yumaima

    April 27, 2009 at 11:58 am

  5. aku juga cinta Jakarta walau panas, berdebu dan byk kejahatan. he he he….

    taufikasmara: Selalu ada kelebihan dan kekurangan dari sesuatu yang kita cintai. Makanya juga harus bisa menerima apa adanya

    fan

    April 27, 2009 at 12:11 pm

  6. Hello! how are you?
    You can download various bicycle wallpaper for your desktop in our website. it’s free!

    Bicycle Wallpaper

    April 27, 2009 at 1:30 pm

  7. Ayah, anak mu datg brkunjung… xixixi
    waktu kian brlalu dan wifi pun dah exis d seantero tempat tr masyur…
    Kagak nyambung euy..

    taufikasmara: Cium tangan dulu donk Nanda… Wakakakakaka…

    Ivan@mobi

    April 27, 2009 at 2:14 pm

  8. asal ga digunakan yg macem2 deh
    pergunakan dengan sebaiknya
    rawat sebaiknya

    peningkatan ilmu pengetahuan dengan cara gratis ini perlu dikembangkan. lakukan dengan cara yang efisien dan efektif alias tidak mubazir.

    hmmmmm jadi pengen coba
    lelet ga ya?

    taufikasmara: Kalo kemarin lelet Bang… Ga tau sekarang… Enak juga ngenet sambil liat anak2 nongkrong.. Wakakakakaka…

    attayaya

    April 27, 2009 at 4:14 pm

  9. Bravo Pekanbaru, aku tinggal di Rumbai nich
    sebaiknya di Lapangan PCR itu ada Hot Spot juga ya

    taufikasmara: Iya tuh… Lapangan PCR juga bagus kalo mau dibuat hot spot

    dody

    April 28, 2009 at 4:38 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: